Bumi Aki

Namanya Rumah Makan Bumi Aki, yang berada di Jalan Raya Puncak-Ciloto Nomor 59, Cianjur, Jawa Barat. Lokasinya amat strategis.

Kunjungan Presiden RI

Seasen photo setelah makan siangan beserta SBY dan Ibu Ani Yudoyono BUMI AKI.

Kuliner di Bumi aki

Di antara deretan rumah makan yang berdiri di sepanjang kawasan Puncak, ada restoran keluarga yang sudah lama terkenal. Namanya Rumah Makan Bumi Aki, yang berada di Jalan Raya Puncak-Ciloto Nomor 59, Cianjur.

Kunjungan Presiden RI

Seasen photo setelah makan siangan beserta SBY dan Ibu Ani Yudoyono BUMI AKI.

Bumi Nini Puncak

Di antara deretan rumah makan yang berdiri di sepanjang kawasan Puncak, ada restoran keluarga yang sudah lama terkenal. Namanya Rumah Makan Bumi Nini Cabang Bumi Aki, yang berada di Jalan Raya Puncak-Ciloto Nomor 259, Cianjur.

Showing posts with label Do You know. Show all posts
Showing posts with label Do You know. Show all posts

Tuesday, January 24, 2012

Ciherang Indah, Kolam Renang Nuansa Islam


REPUBLIKA.CO.ID, BANJARAN – Mungkin banyak orang yang tak akrab mendengar istilah kolam renang islami. Tapi di desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, berdiri satu wisata air berkonsep Islam, yang mampu menjadi tempat alternatif dalam mengisi masa liburan sekolah.
Kolam Renang Islami Ciherang Indah, destinasi wisata yang berlokasi di Jalan Raya Banjaran-Soreang No. 152 ini menawarkan konsep islami kepada para pengunjungnya.

Konsep islami di sini ialah dipisahkannya kolam laki-laki dan perempuan. Jadi, bagi siapa saja pengunjung yang ingin berenang tanpa terlihat oleh lawan jenis, ia bisa meminta kepada pengelola untuk ditempatkan di kolam khusus wanita.
Sejarah munculnya gagasan konsep islami tersebut juga bukan tanpa alasan. Awal pendirian kolam renang ini muncul atas keprihatinan Uu Rukmana, mantan tokoh Jawa Barat selaku pemilik ini melihat tidak adanya kolam renang bernuansa islami. Menjadi sebuah keprihatinan baginya melihat Laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim bercampur begitu saja. Padahal, kondisi tersebut merupakan hal yang sebenarnya dilarang Islam.

Selain itu, mengingat di kawasan tersebut merupakan kawasan religius dengan sejumlah pesantren di sekitarnya. Maka muncul banyak permintaan dari kalangan santri, khususnya santriwati agar disediakan kolam renang khusus wanita. Akhirnya, dibuatlah konsep kolam renang islami ini dengan nama Kolam Renang Islami Ciherang Indah.
Dari kabar tersebutlah kini banyak pengunjung dari sejumlah pesantren di dalam maupun luar Kabupaten Bandung. Pasalnya, menurut Totok Tarwendo, sang pengelola, konsep renang dengan nuansa Islam ini baru ada di Kolam Renang Ciherang Islami. "Maka tak jarang banyak santri-santri berkunjung ke tempat kami, bahkan ada yang sengaja datang dari Jawa Tengah," tuturnya.

Totok menambahkan, konsep Islam disini hanya berlaku untuk hari Senin hingga Jumat. Sebab, untuk hari Sabtu, Ahad, serta hari libur lainnya, Kolam Renang Ciherang Islami ini banyak kedatangan rombongan keluarga. "Biasanya mereka tak ingin dipisahkan antara anggota keluarganya, jadi sekat antara kolam pria dan wanita pun kita buka," tambahnya.
Kolam Renang Islami Ciherang Indah ini beroperasi dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 17.00 sore. Dengan cukup membayar Rp 8.000, para penikmat wisata air dapat berenang sepuasnya. Dan pihak pengelola pun tak ragu memberikan diskon bagi pengunjung yang datang beserta rombongannya.



sumber : http://id.she.yahoo.com/foto/ciherang-indah-kolam-renang-nuansa-islam-foto-122653358.html

Thursday, January 19, 2012

Lampu Menyala Saat Tidur Ternyata Sangat Berbahaya


Anak-anak yang tidur dengan lampu menyala beresiko mengidap leukimia. Para ilmuwan menemukan bahwa tubuh perlu suasana gelap dalam menghasilkan zat kimia pelawan kanker. Bahkan ketika menyalakan lampu toilet, begadang, berpergian melintas zona waktu, lampu-lampu jalanan dapat menghentikan produksi zat melatonin.

Tubuh memerlukan zat kimia untuk mencegah kerusakan DNA dan ketiadaan zat melatonin tersebut akan menghentikan asam lemak menjadi tumor dan mencegah pertumbuhannya/

Prof. Russle Reiter dari Texas University yang memimpin penelitian tersebut mengatakan "Sekali Anda tidur dan tidak mematikan lampu selama 1 menit. Otak Anda segera mendeteksi bahwa lampu menyala seharian dan produksi zat melatonin menurun".

Jumlah anak-anak pengidap leukimia naik menjadi dua kali lipat dalam kurun 40 tahun terakhir. Sekitar 500 anak muda dibawah 15 tahun didiagnosa menderita penyakit ini pertahun dan sekitar 100 orang meninggal.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia diadakan di London menyatakan bahwa orang yang menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibanding dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Hal ini menekan produksi melatonin dimana normalnya terjadi antara jam 9 malam s/d jam 8 pagi. Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang paling mudah terserang adalah para pekerja shift yang memiliki risiko terkena kanker payudara.

Pada kenyataannya, Orang-orang buta tidak rentan terhadap melatonin memiliki resiko yang lebih rendah mengidap kanker. Maka para orangtua disarankan untuk menggunakan bola lampu yang suram berwarna merah atau kuning jika anak-anaknya takut pada kegelapan.


Wednesday, January 18, 2012

Dorayaki + Ice Cream Durian = :9

3 Januari 2011. Para manusia ini : Fia, Kace, Mbes. Datang menyerbu rumahku.
Mengapa judulnya demikian? Yap. karena di postingan ini aku mau cerita tentang proses pembuatan kue ini. DORAYAKI. Aku membuat kue ini bersama dengan mereka.
Mau tau ngga cara pembuatannya, beserta bahan-bahannya? Cekidot~

DORAYAKI

Bahan: 
> Terigu 300gr
> Gula 250gr
> Mentega (dicairkan) 150gr
> Telur 3 butir
> Santan cair 250cc (ukuran satu gelas belimbing)
> Fermipan 1 sachet
> Vanili secukupnya

Alat:
> Mixer
> Teflon yg sudah berbentuk cetakan

Cara Membuat :
> Mix semua bahan kecuali mentega cair selama 15menit.
> Setelah 15menit, diamkan adonan tersebut selama 1jam/ sampai adonannya mengembang
> 1jam kemudian/setelah adonannya mengembang, campurkan mentega yang sudah dicairkan kedalam adonan tersebut. Aduk sampai rata
> Panaskan teflon, olesi dengan mentega secukupnya
> Masukkan adonan separuh dari cetakannya, jangan terlalu penuh karena kue akan mengembang,
> Tutup, dan dipanggang sampai mulai terlihat berwarna kuning-kecoklatan.
> Adonan dibalik, tapi sebenarnya tidak dibalik juga gakpapa, kalau memang bagian atasnya sudah benar-benar matang.
> Siapkan piring, angkat kue yang sudah matang.
> Lakukan hal yang sama sampai semua adonan habis
> Dorayaki yang kita kenal biasanya ada isinya, jadi boleh kalian tambahkan isinya sesuai selera kalian, tapi sebenarnya tanpa isi juga gakpapa, terserah kalian aja ;)

Ini salah satu buatanku:
ngiler kaaan? :p

Gampang kaaaaaan cara membuatnya? ;)
SELAMAT MENCOBA DAN MENIKMATI HASILNYA ;))


Oh iya, back to the story, waktu satu jam yang digunakan untuk menunggu hingga adonannya mengembang, kami gunakan untuk gowes :D
Dan tentu saja, kegiatan ini bukan tanpa tujuan, kami gowes ke Mangun Jaya 2 untuk membeli es krim durian yang akan kami makan bersama dengan Dorayaki ini :9
Sesampainya di rumah, kami langsung mulai memanggang kue ini, oh iya jangan lupa juga untuk mencampurkan mentega cairnya ya kawaaaan, soalnya biar gurih dorayakinya :)
Setelah penuh perjuangan untuk membuat dorayaki, dan membeli es krim durian di Mangun, Finally........ Kami pun dapat menikmati kue ini :9

Sunday, January 15, 2012

Kecanduan Internet Picu Kerusakan Otak




Ghiboo.com - Majunya perkembangan teknologi membuat seseorang menjadi kecanduan internet. Candu terhadap internet terlihat dari intensi waktu yang dihabiskan seseorang untuk duduk manis di depan komputer atau segala macam alat elektronik yang memiliki koneksi internet.

Kecanduan ini tak hanya sekedar membuat stres, menutupi diri dari lingkungan sosial dan membuat Anda selalu kurang tidur, tapi sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pecandu internet berisiko memiliki perubahan otak, yang sama dengan mereka yang kecanduan akan narkoba atau alkohol.

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Hao Lei dari Chinese Academy of Sciences, Wuhan, melakukan scan otak terhadap 17 remaja, berusia 14-21 tahun yang diduga menderita kecanduan internet, atau dikenal dengan istilah internet addiction disorder (IAD).

Masing-masing partisipan harus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan peneliti, seperti "Apakah Anda berulang kali melakukan upaya untuk mengontrol, mengurangi, atau menghentikan penggunaan internet?"

Para peneliti membandingkan scan otak remaja tersebut dengan 16 orang remaja yang tidak mengalami kecanduan internet pada usia dan jenis kelamin yang sama.

Hasil temuan yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One, menemukan bahwa remaja yang kecanduan internet memiliki kerusakan di materi putih otaknya, sebuah bagian otak yang mengandung serat saraf yang menghubungkan antara sel-sel tersebut.

Remaja yang memilki gangguan IAD secara signifikan merusak materi putih otak yang menghubungkan bagian otak lainnya, yang memainkan peran penting dalam pengolahan emosi, perilaku kecanduan, kompulsif dan sulit mengambil keputusan.

Para ilmuwan menduga kerusakan tersebut disebabkan oleh terganggunya mielin, selubung lemak yang membantu kerja saraf. Rusaknya selubung tersebut mengganggu komunikasi dalam otak sehingga seseorang berpikir perilakunya berharga dan harus diulangi terus menerus. Kerusakan inilah yang menjadi cikal bakal dari berbagai jenis kecanduan.


Sumber : yahoo.com